Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan KDRT Melalui Penyuluhan Anti Kekerasan Berbasis Gender

  • Cintami Farmawati Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan

Abstract

The  research of participatory  aims to increase community participation in prevention of domestic violence, through counseling against gender based violence. Research location in Semarang. Data collection techniques using direct observation, interviews with counseling participants, pre test and post test. The results of the analysis show that, there is an increase in people's knowledge and understanding of the Law on the Elimination of Domestic Violence, the situation of gender based violence and the problem of assistance and government programs in the elimination of gender based violence. In addition, there is a change in attitude shown through participant participation in activities, the ability to explain and describe the material that has been conveyed by the resource person, conveying ideas and thoughts about the steps and solutions that can be done in removing gender-based violence, and then domestic violence. Therefore, a religious approach should be developed to reduce religious fundamentalism which is detrimental to women in various extension, socialization, campaign and other activities.

References

Carpenter., Susan L., & Kennedy, W.J.D, 1988, Managing Public Disputes, San Francisco: Jossey-Bass Publishers
Fakih, Mansour, 2007, Analisis Gender dan Transformasi Sosial, Yogjakarta: Pustaka
Hood, Alsagaff & Mukty, H.M, 2005, Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Paru, Surabaya: Airlangga University Press
Luhulima, Sudiarti, 2012, Pemahaman Bentuk-Bentuk Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Alternative Pemecahannya, Jakarta: Kelompok kerja “convention watch” Pusat Kajian Wanita dan Jender Universitas Indonesia
Mardikanto, Totok, 2009, Sistem Penyuluhan Pertanian, Surakarta: LPP UNS dan UNS Press
Maulana, 2009, Promosi Kesehatan, Jakarta: EGC
Muhajir. D dan Tukiran (Ed)., 2001, Prolog Maskulinitas: Posisi Laki-Laki Dalam Masyarakat Patriarkhi. dalam Menggugat Budaya Patriarkhi. Yogyakarta: Pusat Penelitian Kependudukan Universitas Gadjah Mada
Pinem, Saroha, 2009, Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi, Jakarta: KDT.
Setiana, 2005, Teknik Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat, Bogor: Ghalia Indonesia
Subejo, 2010, Penyuluhan Pertanian Terjemahan Dari Agriculture. Extention (edisi 2), Jakarta: Andi Ofset
Wulansari, Dewi, 2009. Sosiologi Konsep dan Teori. Bandung: Refika Aditama

Jurnal:
Harnoko, Rudi B, 2010, ‘Dibalik tindak kekerasan terhadap perempuan’, Jurnal Muwazah, Vol. 2, No. 1, pp. 181-188
Sofiani, T. (2013). TAFSIR AGAMA DAN KEKERASAN BERBASIS GENDER. JURNAL PENELITIAN, 5(2).
Syufri, 2009, ‘Perspektif sosiologis tentang kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga’, Jurnal Academica Fisip Untad, Vol. 1, No. 1, pp. 95-105
Worthen, J. B & Sullivan, P. V, 2005, ‘Gender bias in attributions of responsibility for abuse’, Journal of Family Violence, Vol. 20, No. 2, pp. 305-311

Internet:
Deklarasi Universal HAM (Universal Declaration of Human Rights) Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (A/RES/217, 10 Desember 1948), diunduh 25 Desember 2017, https://www.komnasham.go.id/files/1475231326-deklarasi-universal-hak-asasi--$R48R63.pdf
Dewy, Puspa, 2017, Sikap Politik Solidaritas Perempuan Atas Ancaman Penghancuran Demokrasi dan Keberagaman di Indonesia, http://www.solidaritasperempuan.org/sikap-politik-solidaritas-perempuan-atas-ancaman-penghancuran-demokrasi-dan-keberagaman-di-indonesia/diunduh 27 Desember 2017
Ikhwanul, Farissa, 2017, 10 Catatan Penting Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Diunduh 27 November 2017, https://www.kompasiana.com/ikhwanulparis/10-catatan-penting-akhiri-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-yang meluas_ 586fb4bd539773b00addca99
Komnas Perempuan, 2017, Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan 2017, diunduh 27 November 2017, https://drive.google.com/file/d/0BwSyakH_J8_nRkRNTVBxX0Q1aWs/view
LRC-KJHAM, 2017, Ratusan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Jateng Tahun 2017, diunduh 25 Desember 2017, http://jateng.tribunnews.com/2017/12/07/ratusan-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-terjadi-di-jateng-tahun-2017
Mulia, Musdah, 2012, Fundamentalisme Agama Sebagai Tantangan Gerakan Perempuan, diunduh 27 Desember 2017,http://www.kalyanamitra.or.id/2012/11/fundamentalisme-agama-sebagai-tantangan-gerakan-perempuan/
Noya, Siska, 2016, Pelibatan Laki-Laki dalam Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan diunduh 25 Desember 2017, http://magdalene.co / news-1034-pelibatan-lakilaki-dalam-penghapusan-kekerasan-terhadap-perempuan.html
Nurhasyim, 2017, Pelibatan Laki-Laki dan Pengakuan Hak Istimewa, diunduh 25 Desember 2017, http://magdalene.co/news-1034-pelibatan-lakilaki-dalam-penghapusan-kekerasan-terhadap-perempuan.html
Sari, Lily P, 2016, Pelibatan Laki-Laki dalam Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan. Diunduh 25 Desember 2017, http://magdalene.co/news-1034-pelibatan-lakilaki-dalam-penghapusan-kekerasan-terhadap-perempuan.html

Undang-undang:
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga
Published
2019-01-22
How to Cite
FARMAWATI, Cintami. Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan KDRT Melalui Penyuluhan Anti Kekerasan Berbasis Gender. MUWAZAH, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 1-27, jan. 2019. ISSN 2502-5368. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Muwazah/article/view/1149>. Date accessed: 15 feb. 2019. doi: https://doi.org/10.28918/muwazah.v10i2.1149.