Perilaku Gender dan Kontribusinya Terhadap Kebersihan Lingkungan di Kota Pekalongan

  • Raji Hermawan DLH Kota Pekalongan

Abstract

This article aims to find a description of gender behavior and its contribution in maintaining cleanliness in the city of Pekalongan, with a sample of 100 respondents each of 50 men and 50 women, selected randomly in several areas in the city of Pekalongan. This type of research is a qualitative descriptive study with a survey method. Data retrieved using a questionnaire, observation, and documentation. The results showed that men's behavior was more able to maintain environmental hygiene than women, as evidenced from the group of men 62% had behaviors that care about environmental hygiene, while from the group of women, only 46% had behaviors that care about environmental hygiene. There is a need for awareness of environmental hygiene through various approaches, both religious and social so that the people of Pekalongan city take responsibility for environmental hygiene. Islam encourages people to always maintain the cleanliness of the environment, cleanliness is part of faith. Humans both men and women have the same obligation in maintaining environmental hygiene. As khalifah fil ardh, human obligation is not limited to worshiping Allah SWT only. He also has an obligation to maintain the preservation of the natural environment with discipline in disposing of waste. The reality on the ground, there are still many people who do not maintain environmental hygiene by not disciplining waste disposal, especially in the city of Pekalongan.

References

Abdurrohim, N., & Ali, H. (2019). Kontekstualiasi Kedudukan dan Peran Perempuan Dalam Kitab Taqrib. Jurnal Perspektif, 3(1), 57-74.
Al-Malibari, Asy-Syerkh Zainuddin bin Abdul Aziz. Tt. Terjemah Fathul Muin, hal. 23
Aisyah, N. (2013). Relasi gender dalam institusi keluarga (Pandangan teori sosial dan feminis). Jurnal Muwazah, 5(2), 203-224.)
Arifudin, M. (2017). Tingkat Pengetahuan Kebersihan Lingkungan Sekolah Pada Siswa Kelas IV Dan V SD Negeri Sambiroto 2 Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman. Skripsi. Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta
Bin Baz, S.A.A.B.A., dan Muhammad Bin Shalih Al-‘Utsaimin. (Tt). Tuntuan Thaharah dan Shalat. alambuku.tripod.com › pdf › Tuntunan Thaharah & Solat. Diakses tanggal 27 Oktober 2019
Farkhani. (2011). Manajemen Lingkungan dan Peran Ulama dalam Mendidik Umat Peduli Lingkungan di Era Otonomi Daerah dalam Hammam (Ed.). Madrasah dan Kelestarian Lingkungan seimbangkan Konseptual dan Strategi Aksi. Salatiga: STAIN Press. 81-98.
Clough, S. (2010). Gender and the Hygine Hypothesis. Social Science & Medicine, xxx (2010) 1-8, journalhomepage: www.elsevier.com/locate/socscimed
Efendy, I, Didin Hafidhudin dan Hendri Tanjung. (2016). Kontruksi Pendidikan Kesehatan Lingkungan dalam Perspetif Islam. Miqot. Vol.XL No.2 Juli-Desember 2016
Efenly, V., & Lahade, J. R. (2013). Representasi Patriarki Dari Sudut Pandang Teori Struktural-Fungsionalisme Tokoh-Tokoh Dalam Film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita. Cakrawala, 2(2), 382-414.
Gerstenberger, S.L., W.E. Kelly., dan C.D. Cross. (2004). The Influence of an Introductory Environmental Science Class on Environmental Perceptions. Journal of Natural Resources and Life Science Education, 33, 73-76
Hakim, L. (2016). Konsep Kebersihan Menurut Al Qur’an: Kajian Tahlili dalam QS. Al Ahzab/33 ayat 33. Skripsi. Jurusan Tafsir Hadis Prodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Makassar
Hardiana, A.N. (2010). Partisipasi Perempuan dalam Pengelolaan Sampah melalui “Bengkel Kerja Kesehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat” di Dusun Badegan Bantul. Skripsi. Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret.
Hermawan, Y. (2015). Hubungan antara tingkat pendidikan dan persepsi dengan perilaku ibu rumah tangga dalam pemeliharaan kebersihan lingkungan. Bumi Lestari Journal of Environment, 5(2), 5-7
https://dunia.tempo.co/read/1102986/azerbaijan-unik-mayoritas-islam-sekuler-syiah-sunni-harmonis. Azerbaijan Unik: Mayoritas Islam, Sekuler, Syiah-Sunni Harmonis. Diakses 1 Oktober 2019
https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/negara-terkotor-di-dunia. Diakses 1 Oktober 2019. 20 Negara Terkotor Di Dunia Yang Harus Diketahui. Diakses 1 Oktober 2019
https://improb.com/top-cleanest-countries-in-the-world/. Top 10 Cleanest Countries inthe World 2018. Diakses 1 Oktober 2019
https://pekalongankota.bps.go.id/statictable/2017/11/03/203/jumlah-penduduk-kota-pekalongan-menurut-kecamatan-dan-jenis-kelamin-tahun-2016.html. Jumlah Penduduk Kota Pekalongan Menurut Kecamatan dan jenis Kelamin. Diakses 1 Oktober 2019
https://pekalongankota.bps.go.id/statictable/2018/01/16/267/jumlah-penduduk-menurut-agama-di-kota-pekalongan-tahun-2016.html. Jumlah Penduduk Menurut Agama di Kota Pekalongan. Diakses 1 Oktober 2019
http://pendis.kemenag.go.id. Data Pondok Pesantren di Kota Pekalongan. Diakses 1 Oktober 2019
https://tekno.tempo.co/read/618515/swiss-negara-paling-peduli-soal-lingkungan. Swiss, Negara Paling Peduli Soal Lingkungan. Diakses 1 Oktober 2019
https://www.numbeo.com/pollution/rankings_by_country.jsp. Pollution Index for Country 2019 Mid-Year. Diakses 1 Oktober 2019.
http://worldpopulationreview.com/countries/pollution-by-country/. Pollution By Country 2019. Diakses 1 Oktober 2019
https://www.boombastis.com/negara-ramah-lingkungan/64843. 10 Negara Paling Ramah Lingkungan, Indonesia Masuk Nggak Ya?. Diakses 1 Oktober 2019
Indriyani. (2010). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Tatanan Rumah Tangga pada Anak Usia Sekolah Dasar di Dusun Karang Tengah Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta. Naskah Publikasi. Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan A’isyiyah Yogyakarta
Jeronen, E., J. Jeronen, dan H.Raustia. (2009). Environmental Education in Finland – A
Case Study of Environmental Education in Nature Schools. International Journal
of Environmental & Science Education. 4, (1), 1-23
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2017. Jakarta: Balai Pustaka.
Mariwah, S, et.al. (2012). The Impact Of Gender And Physical Environment On The Hand washing Behaviour Of University Students In Ghana. Tropical Medicineand International Health. Volume 17 no 4 pp 447–454 April 2012
Masruri, U. N. (2016). Pelestarian Lingkungan dalam Perspektif Sunnah. At-Taqaddum, 6(2), 411-428.
Muashomah, M. Analisis Labelling Perempuan dengan Teori Feminisme Psikoanalisis: Studi Kasus Majalah Remaja Olga. 2010. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 2(2) 143-155 .
Muliana, R., Hamama, S. F., & Zamzami, Z. (2018). Hubungan Pengetahuan Lingkungan Terhadap Sikap Siswa pada Pengelolaan Kebersihan di. Jurnal Dedikasi Pendidikan, 2(1), 8-13.
Nazaruddin. (2014). Analisis Perilaku Masyarakat Dalam Menciptakan Kebersihan Lingkungan Di Kota Pekanbaru. No 2. Vol 1: Hal 1.
Octavianti, M. (2016). Alur Pesan Kampanye Gerakan Cikapundung Bersih Dalam Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Lingkungan. Jurnal Komunikasi, 6(2), 42-53.
Prihanti, dkk. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Tatanan Rumah Tangga Di Wilayah Kerja Puskesmas Poned X. Saintika Medika, Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Keluarga. Volume 14 Nomor 1 Juni 2018
Purwati, A. (2009). Penyebaran Informasi Berbasis Gender: Memenuhi Hak Masyarakat akan Informasi lingkungan Berkelanjutan. Bunga Rampai: Upaya Penyadaran Gender, Kesehatan dan Lingkungan. Depok: Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia
Sa’di, Adil. (2008). Fiqhun-Nisa Thaharah-Shalat. Jakarta Selatan: PT Mizan Publika.
Saleh, M. (2014). Partisipasi Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Musawa. Vol.6 No.2 Desember 2014: 236-259
Sari, I.P. (2018). Gender dan Lingkungan: Studi Tentang Peran Perempuan Pada Masalah Limbah IndustriPenggilingan Padi Di Kampung Untoro Kecamatan TrimurjoKabupaten Lampung Tengah. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu PolitikUniversitas LampungBandar Lampung
Sengupta, M., J. Das., dan P.K. Maji. (2010). Environmental Awareness and Environment Related Behaviour of Twelfth Grade Students in Kolkata: Effects of Stream and Gender. Anwesa. 5 (1) : 1 – 8.
Sever, C. (2005). Gender and Water: Mainstreaming Gender Equality In Water, Hygiene And SanitationInterventions. Bern: Swiss Agency For Development and Coorperatioan of Foreign Affair.
Shobeiri, S.M., B. Omidvar, dan N.N. Prahallada. (2007). A Comperative Study of Environmental Awareness among Secondary School Students in Iran and India. Int. J. Environ. Res.1 (1): 28-34.
Sonta, M.A, dkk. (2017). Strategi Adaptasi Ekologi Masyarakat Dalam Menghadapi Pencemaran Limbah Produksi Batik (Studi Etnoekologi di Daerah Aliran Sungai Setu, Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan). SOLIDARITY 6 (2) (2017)
Supartiningsih. (2003). “Peran Ganda Perempuan, Sebuah Analisis Filosofis Kritis”.Jurnal Filsafat, April 2003, Jilid 33, Nomor 1. Hal. 42-54
Wulandini, P., dan Roni Saputra. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Desa Kualu Kecamatan Tambang Kampar. Jurnal Photon. Vol. 8 No. 2, April 2018.
Zulfa, N. (2012). Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Berbasis Islami Untuk Meningkatkan Sikap Terhadap Peran Ganda Wanita Pada Siswi SMK Baitussalam Pekalongan Tahun 2012. Tesis. Program Pascasarjana Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Negeri Semarang.
Published
2019-12-02
How to Cite
HERMAWAN, Raji. Perilaku Gender dan Kontribusinya Terhadap Kebersihan Lingkungan di Kota Pekalongan. MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 203-224, dec. 2019. ISSN 2502-5368. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Muwazah/article/view/2272>. Date accessed: 27 feb. 2020. doi: https://doi.org/10.28918/muwazah.v11i2.2272.