Transformasi Identitas Etnis Melalui Konversi Keyakinan di Masyarakat Pontianak Kalimantan Barat

  • Muhammad Tisna Nugraha IAIN Pontianak

Abstract

This paper aims to explain the phenomenon of the fragility of the concept of ethnic identity in a multicultural society. Ethnic identity does not exclusively refer to something that is permanently attached to an individual. Rather, it also has to do with something that experiences development and transformation on the basis of the individual’s religious belief (religion). Indeed, ethnic identity oftentimes is associated with differences in race, religion, birthplace, and historical background. These differences, however, do not mater when individuals convert to Islam.  Conversion to Islam as a consequence affects the extent to which individuals’ different ethnic identity is recognized as part of other ethnic identities. We conducted this study among ethnic Dayaks, Malays and Chinese in Pontianak, West Kalimantan. Data were obtained by means of interviews, observation and documentation. The main finding of the study reveals that ethnic backgrounds did not play a convincing role in the practice of multilateral social interactions. In this context, ethno-religious similarity more so than other factors easily unite members of ethnic groups. Here then lies the cycle of ethnicity that has returned to the classical phase wherein ethnic formation is not only determined by historical background, territory, and blood relations, but also religion.

References

Abror, A. R. (2009). Pantun Melayu: Titik Temu Islam dan Budaya Lokal Nusantara. Yogyakarta: LKIS.

Afala, L. M. (2018). Politik Identitas di Indonesia. Malang: UB Press.

Arianto, A. (2014). Manipulasi Identitas Etnik Jawa dalam Komunikasi Antarbudaya di Kota Makasar. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10 (3), 295-307.

Arkanudin. (2006). Menelusuri Akar Konflik Antaretnik. Mediator (Jurnal Komunikasi), 7 (2), 185-194.

Bayo, L. N., Santoso, P. & Samadhi, W. P. (Ed). (2018). Rezim Lokal Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Departemen Agama RI. (2006). Qur’an Tajwid. Jakarta: Magfirah Pustaka.

Dila, S. (2008). Simbolisasi Etnik Muna di Bandung: Studi Identitas Etnik Orang Muna. MediaTor (Jurnal Komunikasi), 9 (2), 317-326.

Dwisaptani, R. & Setiawan, J. L. (2008). Konversi Agama dalam Pernikahan. Jurnal Humaniora, 20 (3), 327-339.

Haris, S. (2007). Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Jakarta: LIPI Press.

Hidayat, K. 2009. Memaknai Jejak-Jejak Kehidupan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Idi, A. (2015). Dinamika Sosiologis Indonesia: Agama dan pendidikan dalam Perubahan Sosial. Yogyakrta: PT. LKIS Pelangi Aksara.

Karim, Sarbinnor. dkk (Ed). (2013). Awang Faroek Ishak di Mata Para Sahabat Edisi 3. Yogyakarta: Indomedia.

L. Dyson dan Asharini. (1981). Tiwah Uapacara Kematian Pada Masyarakat Dayak Nagju di Kalimantan Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan.

Madiong, B., Mustapa, Z. & Ratu, G. (2018). Pendidikan Kewarganegaraan: Civic Education. Makasar: Celebes Media Perkasa.

Morissan. (2014). Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana.

Ode, M. D. L. (2012). Politik Etnis Cina Pontianak dan Singkawang di Era Reformasi 1998-2008. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Perret, D. (2010). Kolonialisme dan Etnisitas. (S. Wardhany, Trans). Jakarta: Keputakaan Populer Gramedia (KPG).

Putra, M. S. (2014). 101 Tokoh Dayak yang Mengukir Sejarah. Tangerang: Surya University.

Ridwan, S. (2017). Konversi Agama Dan Faktor Ketertarikan Terhadap Islam (Studi Kasus Muallaf Yang Memeluk Islam Dalam Acara Dakwah Dr. Zakir Naik Di Makassar). Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 11 (1), 1-18.

Sitepu, Y. E. (2015). Identitas Etnis dan Komunikasi Antar Budaya (Studi Kasus Peran Identitas Etnis dalam Komunikasi Antar Budaya pada Warga Negara Amerika di Kota Medan). Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Fakultas Kedokteran, Medan.

Sjaf, S. (2014). Politik Etnik: Dinamika Politik Lokal di Kendari. Jakarta: Yayasa Pustaka Obor Indonesia.

Suryadinata, L. (2010). Etnis Tionghoa dan Nasionalisme Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Susanto, B. (2003). Identitas dan Postkolonialitas di Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Usman, A. R. (2009). Etnis Cina Perantauan di Aceh. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Warsilah, H. & Wardiat, D. (2017). Pembangunan Sosial di Wilayah perbatasan Kapuas Hulu: Kalimantan Barat. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Published
2018-10-21
How to Cite
NUGRAHA, Muhammad Tisna. Transformasi Identitas Etnis Melalui Konversi Keyakinan di Masyarakat Pontianak Kalimantan Barat. RELIGIA, [S.l.], p. 108-122, oct. 2018. ISSN 2527-5992. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Religia/article/view/1504>. Date accessed: 21 sep. 2019. doi: https://doi.org/10.28918/religia.v21i2.1504.
Section
Artikel