Epistemologi Anarkisme Paul Feyerabend dalam Studi Ilmu Tafsir al-Quran

  • Kurdi Fadal

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang epistemologi anarkisme Paul Feyerabend dalam studi tafsir al-Qur'an. Selama ini studi tafsir al-Qur'an telah berkembang sangat pesat sejak periode formatif, afirmatif hingga transformatif. Berbagai metode dan pendekatan telah lahir mengiringi. Perkembangan itu menunjukkan bahwa studi tafsir berjalan secara dinamis. Namun, sebagian menilai tafsir al-Qur'an telah selesai pasca generasi ketiga dalam Islam. Melalui prinsip Anything Goes yang digagas Feyerabend, metode dan pendekatan apapun yang ditawarkan untuk menafsirkan al-Qur'an dapat berjalan dan "berkontestasi" secara terbuka. Satu sisi, hal ini sangat positif bagi perkembangan ilmu tafsir dalam konteks kemajuan zaman. Namun di sisi lain, anarkisme dalam bidang ini dapat menimbulkan tafsir liar yang melahirkan problem bagi kemajuan peradaban, seperti lahirnya terorisme dalam Islam yang sering disandarkan pada ayat-ayat al-Qur'an sebagai sumber justifikasinya.
Published
2015-03-05
How to Cite
FADAL, Kurdi. Epistemologi Anarkisme Paul Feyerabend dalam Studi Ilmu Tafsir al-Quran. RELIGIA, [S.l.], p. 1-26, mar. 2015. ISSN 2527-5992. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Religia/article/view/619>. Date accessed: 20 nov. 2019. doi: https://doi.org/10.28918/religia.v18i1.619.
Section
Artikel

Keywords

anarchism epistemology; anything goes; Qur'anic interpretation