NILAI-NILAI DAN MAKNA BIMBINGAN KONSELING ISLAM DALAM HADIS SHAHÎH BUKHARI (STUDI HADIS TENTANG RUKUN ISLAM)

  • Nadhifatuz Zulfa IAIN Pekalongan
  • Nadhifatuz Zulfa IAIN Pekalongan

Abstract

Rukun Islam dipandang hanya sebagai bagian dari inti ibadah. Padahal sesungguhnya dalam rukun Islam terkandung nilai-nilai bimbingan konseling Islam yang bisa dijadikan rujukan dalam pembentukan akhlâqul karîmah. Kandungan hadits Shahîh Bukhari tentang Rukun Islam diantaranya hadits ini merupakan hadits yang tinggi kedudukannya, karena berisi pondasi agama Islam, sekaligus pondasi bimbingan dan konseling Islam. Nilai-nilai bimbingan dan konseling Islam yang terkandung dalam hadits ini di antaranya nilai Aqîdahmeliputi visi  dan misi bimbingan dan konseling Islam khususnya dalam syahadat dan ibadah haji,  serta optimisme dan ketenangan batin, nilai Syari’ah meliputi perbuatan lahiriyah atau kegiatan (praktek/action) dalam bimbingan dan konseling Islam, nilai Sosial/Muamalah meliputi rasa empati, kepedulian sosial, kasih sayang, tolong menolong dalam kebaikan, persatuan dan kesatuan, persamaan dan persaudaraan, serta kebersamaan (jamaah), dan nilai Akhlak meliputi out put bimbingan dan konseling Islam, yakni akhlâqul karîmah, dengan terbentuknya insan muttaqîn.
Published
2018-01-04
How to Cite
ZULFA, Nadhifatuz; ZULFA, Nadhifatuz. NILAI-NILAI DAN MAKNA BIMBINGAN KONSELING ISLAM DALAM HADIS SHAHÎH BUKHARI (STUDI HADIS TENTANG RUKUN ISLAM). RELIGIA, [S.l.], p. 128-153, jan. 2018. ISSN 2527-5992. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Religia/article/view/854>. Date accessed: 18 oct. 2018. doi: https://doi.org/10.28918/religia.v20i2.854.
Section
Artikel

Keywords

Nilai-nilai Bimbingan Konseling Islam