(دقة أدلة نكاح المرأة الحامل الزانية عند فقه المناكحات (الدراسة علي اراء علماء المذاهب

  • Husnul Yaqin STAIN Al Fatah Jayapura

Abstract

Fuqaha dalam menentukan hukum pernikahan wanita hamil di luar nikah terjadi perbedaan pendapat. Pertama, madzhab Hanafi membolehkan pernikahan wanita pezina, jika wanita tersebut hamil maka tidak boleh berhubungan sampai bayi tersebut lahir. Kedua, madzhab Malik melarang menikahi wanita pezina baik hamil maupun tidak. Ketiga, madzhab Syafi’i membolehkan pernikahan wanita pezina baik hamil maupun tidak, baik oleh laki-laki yang menghamilinya maupun laki-laki lain. Begitu pula boleh menikahi ibu dan anak perempuan dari wanita yang berzina dengannya. Keempat, madzhab Hambali berpendapat menikahi perempuan pezina tidak diperbolehkan, kecuali dua syarat yaitu: habis masa iddahnya dan bertaubat.
Published
2018-01-27
How to Cite
YAQIN, Husnul. (دقة أدلة نكاح المرأة الحامل الزانية عند فقه المناكحات (الدراسة علي اراء علماء المذاهب. HIKMATUNA : Journal for Integrative Islamic Studies, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 195-212, jan. 2018. ISSN 2503-3042. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/hikmatuna/article/view/1079>. Date accessed: 25 june 2018. doi: https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v3i2.1079.