Konsep Sejarah Islam Perspektif Marshall G. S. Hodgson

  • Anis Hidayatul Imtihanah

Abstract

Sejarah adalah menyangkut hubungan dan keterkaitan antara satu peristiwa dengan peristiwa lain, dan hal ini menyangkut dua level waktu, pertama; masa lalu yang dialami manusia sebelumnya, dan kedua; masa kini dan juga masa yang akan datang. Sejarah merupakan satu bentuk pengetahuan yang mengkombinasi dan menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. Artikel ini akan menelusuri konsep Marshall G. S Hodgson dalam menyajikan sebuah sejarah –khususnya dalam kajian sejarah Islam– serta usaha radikal yang ia lakukan untuk memberikan definisi baru tentang sejarah. Hodgson berusaha untuk menekankan pentingnya menyajikan sejarah dengan cara seobjektif mungkin meskipun ia adalah penganut Quaker. Seorang historian dituntut untuk berusaha mengupas sejarah sesuai dengan fakta yang ada. Karena bagi Hodgson, para historian masih sangat bersifat eksklusif dan subjektif yang merupakan wujud dari kecenderungan- kecenderungan pribadi dalam menafsirkan sejarah. Sehingga sering terjadi distorsi- distorsi dari sebuah peristiwa. Dengan menggunakan metode komparasi, besar kemungkinan akan terjalin suatu keakraban antara objek- objek berbeda yang menjadi fokus utama dalam kajian sejarah.

References

Abdurrahman, Dudung, Metodologi Penelitian Sejarah, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2007.
Ansary, Abdou Filali, Reformer I’Islam: Une Introduction Aux Debats Contemporains, terj. Machasin, Bandung: Mizan, 2009.
Armstrong, Karen, Islam: A Short History, New York: The Modern Library, 2002.
Bagir, Haidar, Islam Tuhan Islam Manusia, Bandung: Mizan, 2017.
Dudziak, Mary L., September 11 in History, Duke: Duke University Press, 2003.
Hodgson, Marshall G. S., The Venture of Islam; Iman dan Sejarah dalam Peradaban Dunia, terj. Mulyadhi Kartanegara, Jakarta: Paramadina, 2002.
, The Venture of Islam: The Classical Age of Islam, Chicago: The University of Chicago Press, 1977.
Hourani, Albert Habib, Islam in European Thought, Cambridge: Cambridge University Press, 1996.
Imtihanah, Anis Hidayatul, Relasi Gender Keluarga Jama’ah Tabligh, Yogyakarta: Interpena, 2016.
Koentjaraningrat, Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1990.
Madjid, M. Dien. Ilmu Sejarah; Sebuah Pengantar, Jakarta: Prenada Media Group, 2014.
Madjid, Nurcholis, Dkk., Islam Universal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Minhaji, Akh., Sejarah Sosial dalam Studi Islam. Yogyakarta: SUKA Press, 2010.
___________. Strategies for Social Research; the Methodological Imagination in Islamic Studies, Yogyakarta: UIN SUKA Press, 2009.
Mutahhari, Murtadha, Masyarakat dan Sejarah, Bandung: Mizan, 1986.
Nata, Abuddin, Metodologi Studi Islam, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2003.
Partanto, Pius A., Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola, 1994.
Rohmanu, Abid. ‘Jihad dan Benturan Peradaban (The Clash of Civilization); Menyelami Identitas Poskolonial Khaled Medhat Abou El-Fadl’ dalam Jurnal Al-Adabiya, Vol. 8, No. 2 Desember 2013.
Shiddiqi, Nourouzzaman. ”Sejarah; Pisau Bedah Ilmu Keislaman”, dalam Taufik Abdullah dan M. Rusli Karim (Ed.), Metodologi Penelitian Agama, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2004.
Syaefudin, Machfud, Dinamika Peradaban Islam; Perspektif Historis dalam Umar Faruq Thohir dan Anis Hidayatul Imtihanah (Ed.), Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2013.
https://id.wikipedia.org/wiki/Martin_Buber. Diakses tanggal 10 Februari 2018.
http://www.indonesiakoran.com/news/opini/read/73261/...the.venture.of.islam.....marshall.gs.hodgson..dan.proses.kreatifnya, diakses tanggal 2 Maret 2018.
Published
2018-08-12
How to Cite
IMTIHANAH, Anis Hidayatul. Konsep Sejarah Islam Perspektif Marshall G. S. Hodgson. HIKMATUNA, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 166-182, aug. 2018. ISSN 2503-3042. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/hikmatuna/article/view/1545>. Date accessed: 21 sep. 2019. doi: https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v4i2.1545.