Implementasi Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam

  • Rohani Shidiq Sekretaris PC LP Ma’arif NU Kabupaten Wonosobo

Abstract

Indonesia is a multi-ethnic, ethnic, religious and cultural country. That diversity increasingly shows the beautiful "rainbow" above the Indonesian sky. It's just that, in the midst of society, not yet fully have the awareness to live side by side with others in the form of harmonization of life in a shared house: Indonesia. Islamic Education as one of the education that must be taught and practiced has a very important role to carry out the harmonization. The growth of multiculturalism awareness for Indonesian citizens in the midst of radicalization and horizontal conflict which is prolonged is undoubtedly carried out by all components of the nation, including Islamic Religious Education. Through a literature review with a sociological approach, this paper describes the multicultural implementation in Islamic Religious Education. In the end, Islamic education with a multicultural perspective is an education that opens a broader vision and horizon, is able to cross the boundaries of ethnic groups or cultural and religious traditions, so that it can see "humanity" as a family that has differences and similarities in ideals. Efforts to develop Islamic education with a multicultural perspective can be done by deconstructing the material and curriculum of religious education, especially in the field of aqeedah, fiqh (sharia). In addition, it can be done with education, road shows and interfaith Spiritual Work Camps.

References

Aly, Abdullah, “Pendidikan Multikultural dalam Tinjauan Pedagogik”, Dalam http://psbps.org/index.php?option=com_content&task= view&id=60&Itemid=71, diunduh 15 Mei 2011.

Anwar M.Syafi’i, “Pluralisme, Bukan Sekadar Toleran” dalam www.tokohindonesia.com, diunduh 12 Juli 2011.

Assegaf, Abd. Rachman, Filsafat Pendidikan Islam; Paradigma Baru Pendidikan Hadhari Berbasis Integratif-Interkonektif (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2011).

__________, “Kata Pengantar” dalam Syamsul Kurniawan, Pendidikan di Mata Soekarno; Modernisasi Pendidikan Islam dalam Pemikiran Soekarno, (Jogyakarta: Ar-Ruzz Media Group, 2009).

__________, “Kunci Utama Memahami Demokrasi dan HAM dalam Perspektif Islam”, Pengantar Ahli dalam Haryanto al-Fandi, Desain Pembelajaran yang Demokratis & Humanis (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011).

Banks, James A, “Teaching for Multicultural Literacy, Global Citizenship and Social Justice”, Dalam http://www.lib.umd.edu/PAL/ SCPA/fowlercolloq2003bankspaper.html, diunduh 9 Mei 2011.

__________, dan Cherry A. McGee Banks (Ed.), Multikultural Education: Issues and Perspective, (Amerika: Allyn and Bacon, 1997), hal. 17, dikutip dari: http://re-searchengines.com/muhaemin6-04.html, diunduh 9 Mei 2011.

Damanhuri, “Paradigma Pendidikan Multikultural”, Jurnal Edukasi, Vol. IV, No. 1, Juni 2008.

Dawam, Ainurrafiq, “Emoh Sekolah”: Menolak “Komersialisasi Pendidikan” dan “Kanibalisme Intelektual”, Menuju Pendidikan Multikultural, (Jogjakarta: INSPEAL Ahimsakarya Press, 2003).

el-Ma’hady, Muhaemin, “Multikulturalisme dan pendidikan multikultural (Sebuah Kajian Awal)”, dalam: http://www.Pendidikan_Network.com, diunduh 9 Mei 2011.

Fahrurrozi, “Nilai-nilai Hak Asasi Manusia dalam Buku Ajar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Daerah Istimewa Yogyakarta,” Jurnal Studi Agama Millah, Vol.IV, No. 2 (Januari 2005)

Gollnick, Donna M, Multicultural Education in a Pluralistik Society. (London: The CV Mosby Company. 1983.), hal. 29, dikutip dari: http://www.education world.com/aadmin/admin/admin299. shtml, diunduh 19 Mei 2011.

H.A.R. Tilaar, Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional, (Jakarta: Grasindo, 2004).

Hakiemah, Ainun, “Nilai-nilai dan Konsep Pendidikan Multikultural dalam Pendidikan Islam,” Tesis, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2007).

Hasan, Hamid, “Pendekatan Multikultural untuk Penyempurnaan Kurikulum Nasional”, dalam Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Edisi Januari-November 2000.

Hidayat, Komaruddin, “Memetakan Kembali Struktur Keilmuan Islam (Kata Pengantar)”, dalam Fuaduddin dan Cik Hasan Bisri, Dinamika Pemikiran Islam di Perguruan Tinggi: Wacana tentang Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Logos, 1999).

Ibrahim, Ruslan, “Pendidikan Multikultural: Upaya Meminimalisir Konflik dalam era Pluralitas Agama”, Jurnal Pendidikan Islam el-Tarbawi, no. 1, vol. 1. 2008.

Jandra, M, “Pluralisme Agama dan Multikulturalisme: Usaha Mencari Perekat Sosial”, dalam Zakiyuddin Baidhawi & M. Toyibi (ed), Reinvensi Islam Multikultural (Surakarta: PSB-PS UMS, 2005).

Madjid, Nurcholish, Islam Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan dan Kemoderenan, Cet.IV, (Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina, 2000).

Maftuh, “Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikulturalisme (Tinjauan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam)”, Makalah PPs IAIN Sunan Kalijaga, 2006.

Mahfud, Choirul, Pendidikan Multikultural, (Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 1997).

Maksum, Ali dan Luluk Y Ruhendi, Paradigma Pendidikan Universal, (Yogyakarta: IRCiSoD, 2004).

Mughni, Syafiq A, “Pendidikan Berbasis Multikulturalisme”, Pengantar dalam Choirul Mahfud, Pendidikan Multikultural, Cet: IV (Yogyakarta: 2010).

Muhaimin, Arah Pengembangan Pendidikan Islam: Pemberdayaan, Pengembangan Kurikulum Hingga Redefinisi Islamisasi Ilmu Pengetahuan, (Bandung: Nuansa, 2003).

Naim, Ngainum dan Ahmad Syauqi, Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2008).

Najib, Agus Moh, dkk., “Multikulturalisme dalam Pendidikan Islam, (Studi terhadap UIN Yogyakarta, IAIN Banjarmasin, dan STAIN Surakarta)”, Jurnal Penelitian, Pusat Penelitian IAIN Banjarmasin, vol. X. no. 10 Januari-Juni 2005.

Nasuiton, Harun, Islam Rasional: Gagasan Pemikiran, (Bandung: Mizan, 1995).

Nata, Abudin, Paradigma Pendidikan Islam (Jakarta: Grasindo, 2001).

Qodir, Zuly, “Konflik-Kekerasan SARA di Indonesia: Dimana Seharusnya Kebijakan Negara?”, Makalah Seminar Nasional “Revitalisasi Agama untuk Resolusi Konflik di Indonesia”, 14 Maret 2008.

Rohani, “Menggugat Pendidikan Agama”, Harian Magelang Ekspress, 11 Januari 2011.

Semiawan, Conny, “Memelihara Integrasi Sosial dan Menegakkan HAM Melalui Pendidikan Multikultural”, dalam: http://www.wahanakebangsaan. org/index.php?option=comcontent&task= view&id=42&Itemid=33, diunduh 9 Mei 2011.

Soyomukti, Nurani, Teori-Teori Pendidikan; Tradisional, (Neo) Liberal, Marxis-Sosialis, Postmodern, (Jokjakarta: Ar-Ruzz Media Group, 2010).

Sudarto, Konflik Islam Kristen: Menguak Akar Masalah Hubungan Antarumat Beragama di Indonesia, (Semarang: Pustaka Rizki Putra, 1999).

Sumartana, dkk., Pluralisme, Konflik dan Pendidikan Agama di Indonesia, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001).
Suparlan, Parsudi, “Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural,” makalah pada Simposium Internasional ke-3, Jurnal Antropologi Indonesia, Denpasar Bali, 16-21 Juli 2002.

Suryadinata, Leo., dkk, Indonesia’s Population: Etnicity and Religion in a Changing Political Landscape. (Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, 2003).

Wahid, Abdurrahman, Pergulatan Negara, Agama dan Kebudayaan (Depok: Desantara, 2001).

__________, “Warga NU lebih Waspada” dalam Majalah Santri, Edisi 02/III/2007 M / Ramadhan – Syawwal 1417 H.

Yakin, M. Ainul, Pendidikan Multikultural; Cross-Kultur Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan¸ (Jogyakarta: Pilar Media, 2005).

Zubaedi, “Telaah Konsep Multikulturalisme dan Implementasinya dalam Dunia Pendidikan”, Jurnal Hermeunia, Vol. 3, No. 1, (Yogyakarta: PPs IAIN Sunan Kalijaga, Januari-Juni 2004).
Published
2019-12-11
How to Cite
SHIDIQ, Rohani. Implementasi Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam. HIKMATUNA, [S.l.], v. 5, n. 2, p. in Press, dec. 2019. ISSN 2503-3042. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/hikmatuna/article/view/2183>. Date accessed: 21 jan. 2020. doi: https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v5i2.2183.