Pemikiran Kalam Syekh Sulaiman Bin‘Abd Al-Wahhab: Sebuah Kritik terhadap Aliran Wahhabi

  • Ibnu Farhan IAI Bunga Bangsa Cirebon

Abstract

Abad ke 18 M mempunyai arti sendiri dalam sejarah perkembangan Ilmu Kalam, dengan munculnya salah satu aliran pembaharuan danpemurnian Islam, yaitu aliran wahhabi. Asumsi dasar gerakan pembaharuan dan pemurnian aliran wahhabi adalah bahwa umat Islampada waktu itu telah melakukan perbuatan yang tidak murni lagi berasal dari al-Qur’an dan Sunnah, seperti meminta tolong kepada para nabi dan wali ketika sudah meninggal, bernazar, bersumpah dan berdoa kepada selain Allah SWT, mengambil barokah dari kuburan para nabi dan wali dengan cara menyentuh atau mengusapnya. Perbuatan tersebut dipandang oleh aliran wahhabi sebagai bentukkemusyrikan yang menyebabkan pelakunya keluar dari Islam. Atas fenomena tersebut aliran wahhabi kemudian menyatakan kafir dan mengobarkan semangat jihad pada umat Islam agar kembali kepada Tauhid yang benar. Paham takfiri dan jihad yang dianut oleh aliran wahhabi ini kemudian mendapatkan kritik yang keras dari saudara pendiri wahhabi, yaitu Syekh Sulaiman bin ‘Abd al-Wahhab. Tulisan ini akan membahaspemikiran kalam Syekh Sulaiman bin ‘Abd al-Wahhab sebagai kritik terhadap aliran wahhabi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwaSyekh Sulaiman bin ‘Abd al-Wahhab merupakan orang yang pertama kali melakukan kritik terhadap pemikiran kalam aliran wahhabi, secaratertulis dan sistematis. Di samping itu dari penelitian ini juga terungkap bahwa menurut Syekh Sulaiman bin ‘Abd al-Wahhab bahwa paham takfiriyang dianut oleh aliran wahhabi adalah paham baru (bid’ah) dikalangan umat Islam pada masa itu, khususnya lagi di dalam tradisi mazhab hambali.

References

Algar, Hamid. Wahhabisme: Sebuah Tinjauan Kritis, Terj. Rudy Harisyah. 2011. Jakarta: Democracy Project..
Dahlan, Ahmad Zaini. 2001.Fitnah al-Wahhabiyyah. Istanbul: Maktabah al-Haqiqah.
Farhan, Ibnu. 2014.Tawasul Dalam Pergulatan Sunni dan Wahhabi. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Kasyif, Ja’far. 1998. Manhaj al-Rasyad li man arada al-Sadad. Beirut: DKI.
Nasution, Harun. 2003. Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang.
_______________2011.Teologi Islam: Aliran-Aliran, Sejarah, Analisa Perbandingan. Jakarta: UI-Press.
Al-Maliki, Muhammad bin ‘Alwi. 2009. Mafahim Yajib an-Tusahhaha. Beirut: DKI.
Subhani,Ja’far.Tabarruk, Ziarah Kubur, Karamah Wali Termasuk Ajaran Islam: Kriik Terhadap Wahhabi, terj. Zahir. 1995. Bandung: Pustaka Hidayah.
_____________. 2005. al-Madzahib al-Islamiyyah. Beirut: Dar al-Wala.
Al-Wahhab, Muhammad bin ‘Abd. Kasy al-Syubuhat. Iskandariah: Dar al-Iman.
__________________________.Masail al-Jahiliyyah. Iskandariyah: Dar al-Iman.
Al- Wahhab, Sulaiman bin ‘Abd. 1997.As-Showa’iq al-Ilahiyah fi al-radd ‘ala Mazhab al-Wahhabiyah. Beirut: Dar Dzu al-Faqar
__________________________.1339 H. Fash al-Khitab. Turki: Maktabah ‘Isyq.
www.ar.m.wikipedia.org/wiki/سليمان _بن_عبد_الوهاب. Diakses pada 10 September 2016, pukul. 21.13.
Published
2015-12-09
How to Cite
FARHAN, Ibnu. Pemikiran Kalam Syekh Sulaiman Bin‘Abd Al-Wahhab: Sebuah Kritik terhadap Aliran Wahhabi. HIKMATUNA, [S.l.], v. 1, n. 2, dec. 2015. ISSN 2503-3042. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/hikmatuna/article/view/943>. Date accessed: 21 sep. 2019.

Keywords

Wahhabi, Takfiri, Bid’ah