Dzikir sebagai Metode Terapi pada Korban Penyalahgunaan Narkotika di Majelis Alif Lam Mim Gejlig Kajen Pekalongan

  • Ali Mustofa Institut Agama Islam Negeri Pekalongan

Abstract

 
The era of globalization cannot be denied, narcotics circulation has spread to remote villages, the targets are mostly teenagers, such as junior high school, high school and college students. Various ways and efforts have been made to overcome drug abuse. However, it turns out that the prevention and treatment of victims of narcotics abuse is not easy, because it does not only involve physiological aspects, but also psychological aspects so that ongoing efforts are needed. This study aims to find out more about the dhikr used by the Alif Lam Mim Council of Gejlig Kajen Pekalongan Village as a method of therapy for victims of narcotics abuse. The research method used is qualitative with phenomenology. The data analysis used in this study is to describe personal experiences with the phenomenon being studied, make a list of important statements, take the important statements and then group them into meaning units or themes, write textural descriptions (what is experienced) from participants' experiences, describe structural descriptions (what is experienced) how the experience happened). The results of the study stated that dhikr is effective as a good method for therapy for victims of narcotics abuse in the Alif Lam Mim Assembly, Gejlig Village, Kajen District, Pekalongan Regency.

References

Aliansyah, J. (2013). Rehabilitasi Mental Remaja Korban Penyalahgunaan Narkoba di Yayasan Mental Health Care Cipinang Besaar Selatan–Jakarta Timur. Skripsi. Jakarta : UIN Syarif Hidayatulah Press.
Aman, S. (2008). Quantum Zikir Teknik Menghadirkan Keajaiban. Jakarta: Al Mawardi Prima.
Anwar, S. (2004). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arham, M.. (2015). Terapi Sepiritual melalui Dzikir pada Santri Gangguan Jiwa di PP. Al-Qodir Cangkringan Yogyakarta. Skripsi.Yogyakarta: UIN SunanKalijaga Press.
As’ad, M. (2015). Pembinaan Spiritual Umat melalui Pengamalan Zikir Tarekat Syaziliyah (Studi Kasus Di Kanzus Salawat Pekalongan). Skripsi. Pekalongan: STAIN Press.
Ash-shiddieqy, M. Hi. (2002). Pedoman Dzikir & Doa .Semarang: Pustaka Rizki Putra.
Creswell, J. W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Farmawati, C. (2019). Sufistic therapy with Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Method for healing the behavior of drugs addict. Jurnal Theologia, 30(1), 107-126.
Grafika, R. S. (2003). Undang-Undang Narkotika & Psikotropika. Jakarta: Sinar Grafika.
Irfan, M. N. (2016). Hukum Pidana Islam. Jakarta: Amzah.
Khanafi, I. (2010). Pokok-pokok Ajaran Tasawuf . Pekalongan: STAIN Press.
Laeli, E. H. (2014). Peran Terapi Doa dan Dzikir Bagi Kesehatan Seni Paguyuban Seroja (Study Kasus di Desa Kalierang Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes). Skripsi. Purwokerto: STAIN Press.
Masyhuri, A. A. (2011). Ensiklopedi 22 Aliran Tarekat dalam Tasawuf. Surabaya: Imtiyaz.
Mauludi, S. (2012). 9 Keajaiban Zikir & Sedekah. Jakarta: Dian Rakyat.
Nawawi, I. (2008). Risalah Pembersih Jiwa: Terapi Perilaku Lahir & Batin dalam Prespektif Tasawuf. Surabaya: Karya Agung.
Samad, D. (2017). Konseling Sufistik: Tasawuf Wawasan dan Pendekatan Konseling Islam. Depok: Rajawali Pers.
Sarqawi, U. S. (2013). Zikrullah Urgensinya dalam Kehidupan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sarwono, S. W. (2013). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sekolah Pendidikan. (2017). “Narkoba dan Jenis-jenisnya”, https://www.sekolahpendidikan. com/2017/04/pengertian-narkoba-dan-jenis-jenisnya.html/, (diakses tanggal 01 Februari 2018).
Soekanto, Soerjono dan Sri, Mi. (2003). Penelitian Hukum Normatif suatu Tinjauan Khusus. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Solihin, M. (2004). Terapi Sufistik: Penyembuhan Penyakit Kejiwaan Perspektif Tasawuf . Bandung: CV Pustaka Setia.
STAIN Pekalongan. (2003). Panduan Penyelenggaraan Pendidikan STAIN Pekalongan. Pekalongan: STAIN Press.
Subandi, M. (2002). Psikologi Agama dan Kesehatan Mental. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta, Cet. Ke 4.
Suhaimie, M. Y. (2005). Dzikir dan Do’a dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Malang: UMM Press.
Sujana, N. (1989). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru.
Susetya, W. (2007). Menguak Rahasia Dzikrullah. Yogyakarta: Tugu Publisher.
Syukur, A. (2012). Kuberserah: Kisah Nyata Survivor Kanker yang Divonis Memiliki Kesempatan Hidup Hanya Tiga Bulan. Jakarta: Noura Books.
Syukur, A. (2012). Sufi Healing: Terapi dengan Metode Tasawuf. Jakarta: Erlangga.
Syukur, A. (2016). Zikir Menyembuhkan Kanker. Jakarta: Erlangga.
Tribun Jateng. (2018). “10 Besar Kota di Jateng dengan Kasus Narkoba Terbanyak”. http://jateng.tribunnews.com/2018/02/04/pekalongan-masuk-10-besar-kota-di-jateng-dengan-kasus-narkoba-terbanyak/htm/”. (diakses tanggal 01 Maret 2018).
Yusuf, F. M. (2008). Narkoba Tahu Agar Tabu. Bandung: CV Gaya Publishing
Published
2021-06-10
How to Cite
MUSTOFA, Ali. Dzikir sebagai Metode Terapi pada Korban Penyalahgunaan Narkotika di Majelis Alif Lam Mim Gejlig Kajen Pekalongan. JOUSIP: Journal of Sufism and Psychotherapy, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 85-98, june 2021. ISSN 2797-779X. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/jousip/article/view/3881>. Date accessed: 21 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.28918/jousip.v1i1.3881.