Urban Sufisme dan Remaja Milenial di Majelis Ta’lim dan Sholawat Qodamul Musthofa Kota Pekalongan

  • Lukman Hakim ESQ Leadership Center, Indonesia.

Abstract

 
Fenomena kegairahan spiritual masyarakat perkotaan terutama kalangan remaja tentu merupakan suatu gejala akibat  krisis  berkepanjangan  dan  dekadensi  moral yang di pengaruhi oleh gaya hidup sebagian masyarakat perkotaan. Remaja yang pada umumnya diliputi oleh ketidakstabilan jiwa sehingga rawan tejerumus yang membutuhkan sentuhan spiritual untuk mengembalikan ketenangan dan keseimbangan jiwanya yang sedang goncang. Ini merupakan fenomena sufisme urban yang ditandai dengan munculnya majelis ta’lim dan dzikir di daerah perkotaan temasuk di Kota Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang remaja mengikuti dan memahami makna Tasawuf di Majelis Ta’lim dan Sholawat Qodamul Musthofa Kota Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus lapangan dengan metode kualitatif. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tasawuf. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan terknik wawancara dan observasi langsung. Semua data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang merupakan santri di Majelis Ta’lim dan Sholawat Qodamul Musthofa terdiri dari berbagai macam latar belakang permasalahan dalam kehidupan, mereka mengalami degradasi moral dan krisis spiritual sehingga mereka memilih jalan sufisme dalam rangka mencari ketenangan jiwa dan memperbaiki kehidupannya. Tasawuf atau sufisme memberikan banyak makna bagi remaja melalui ajaran dan amaliyah tasawuf sehingga menjadi jalan untuk menuju kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

References

Agustian, A. G. (2016). ESQ: rahasia membangun kecerdasan emosi dan spiritual. Jakarta: Arga Tilanta.
Al-Bukhori, Shohih Al-Adab Al-Mufrod, jilid pertama, hadis no. 272
Al-Naisaburi, Abu al-Qasim Abd al-Karim Hawazin al-Qusyairi. Ar-Risālat Al-Qusyairiyyah. Kairo: Dar Jawami’ al-Kalam.
Anis, M. (2013). Spiritualitas ditengah Modernitas Perkotaan. Jurnal Bayan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 4(2), 145-160.
Anwar, R. (2010). Akhlak Tasawuf. Bandung: Pustaka Setia.
Asmani, J. M. (2012). Kiat Mengatasi Kenakalan Remaja di Sekolah. Yogyakarta: Buku Biru.
Aziz, A. (2006). Kesehatan Jiwa: Kajian Korelatif Pemikiran Ibnu Qoyyum dan Psikologi Moder. Jakarta: Pustaka Azzam.
Bruinessen, M. V., and Julia, D. W. (2007). Sufism And The ‘Modern’ In Islam. London: B.Tauris.
Bruinessen, M. V., and Julia, D. W. (2008). Urban Sufism. Jakarta: Rajawali Pers.
Burhani, A. N. (2001). Sufisme Kota Berfikir Jernih Menemukan Spiritualitas Positif. Jakarta: Serambi.
Farmawati, C. (2018). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai Metode Terapi Sufistik. Madaniyah, 8(1), 75-94.
Farmawati, C. (2019). Sufistic therapy with Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Method for healing the behavior of drugs addict. Jurnal Theologia, 30(1), 107-126.
Gazali. (2014). Tasawuf Perkotaan: Studi Kasus Tarekat Naqsyabandi Haqqani di Jakarta, dalam Paper Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XIV STAIN Samarinda: Islamic Jurisprudence in Resolving Contemporary Problems. Balikpapan: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Hasyim, M. (2002). Dialog antara Tasawuf dan Psikologi. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Heris, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Howell, J. D. (2012). (2001). Sufism and The Indonesian Islamic Revival. The Journal of Asian Studies, 60(3), 21-40.
Howell, J. D. (2012). Introduction: Sufism and Neo-Sufism in Indonesia Today. Review of Indonesian and Malaysian Affairs, 46(2), 85-100.
Huda, S. (2017). Karakter Historis Sufisme Masa klasik Modern, dan Kontemporer. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 7(1), 64-95.
Jati, W. R. (2015). Sufisme Urban di Perkotaan: Konstruksi Keimananbaru Kelas Menenengah Muslim. Pusat Penelitian Politik-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jurnal Kajian & Pengembangan Manajemen Dakwah, 5(2), 90-115.
Latipun. N. M. (2002). Kesehatan Mental Konsep dan Penerapan. Malang: UMM Press.
Mahmud, A. H. (2002). Tasawuf di Dunia Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.
Misbah, M. (2011). Fenomena Urban Spiritualitas: Solusi atas kegersangan Spiritual Masyarakat Kota. Jurnal Komunika, 5(1), 60-80.
Miles, B. M. & Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.
Mu’awanah, E.. (2012). Bimbingan Konseling Islam: Memahami fenomena Kenakalan Remaja dan Memilih Upaya Pendekatannya dalam Konseling Islam. Yogyakarta: Tesis
Nuh, N. M. (2009). Aliran/Faham keagamaan dan Sufisme Perkotaan. Jakarta: CV Prasasti.
Nur, E., Y. (2014). Menggali Tasawuf yang Hakiki. Yogyakarta: SUKA Press.
Nurani, S. (2018). Urban Sufism and Transformation of Islamic Culture in Millenial Society. Religia IAIN Pekalongan, Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 21(2), 156-170.
Putra, A. E. (2016). Islam Toleran: Membangun Toleransi melalui Jalan Spiritual. Jurnal Kalam, 10(2), 25-40.
Raharjo, J. W. (2015). Sufisme Urban di Perkotaan: Konstruksi Keimananbaru Kelas Menenengah Muslim. Pusat Penelitian Politik-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jurnal Kajian & Pengembangan Manajemen Dakwah, 5(2), 65-84.
Rauf, A. (2014). Pendidikan Islam dalam Sistem pendidikan Nasional, Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idaroh STIT Inhil, 1(1), 28-50.
Rostitawati, T. (2018). Pembaharuan dalam Tasawuf (Studi terhaap Konsep Neo-Sufism Fazlurrohman). Gorontalo, Farabi: Jurnal Jurnal Pemikiran Konstruktif Bidang Filsafat dan Dakwah, 18(2), 43-60.
Rubaidi. (2015). Reorientasi Ideologi Sufisme Urban di Indonesia Terhadap Relasi Guru dan Murid dalam Tradisi Generik Sufisme pada Majelis Shalawat Muhammad di Surabaya. Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 2(5), 32-50.
Shaleh, A. R. (1977). Manajemen Dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang
Sukma, Rizal., dan Clara, J. (2007). Gerakan & Pemikiran Islam Indonesia Kontemporer. Jakarta: Centre For Strategic And International Studies.
Sukmadinata, N. S. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Suyadi. (2012). Logoterapi: Seua Upaya Pengembangan Spiritualitas dan Makna Hidup dalam Pespektif Psikologi Pendidikan Islam, Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 30-45.
Suyuti, A. (1996). Percik-percik Kesufian. Jakarta: Pustaka Amani.
Syukur, A. (2004). Tasawuf Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tajul, A. S. W. (2015). Akhlakul Karimah berdasarkan Mudawamatu Dzikrillah. Tasikmalaya: Mudawamah Rohmah.
Published
2021-06-10
How to Cite
HAKIM, Lukman. Urban Sufisme dan Remaja Milenial di Majelis Ta’lim dan Sholawat Qodamul Musthofa Kota Pekalongan. JOUSIP: Journal of Sufism and Psychotherapy, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 51-68, june 2021. ISSN 2797-779X. Available at: <http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/jousip/article/view/3885>. Date accessed: 21 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.28918/jousip.v1i1.3885.