Penerapan Pendekatan Problem Solving Versi Polya untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa MTsS Hifal Pekalongan

  • Nur Rizky Amalia Institut Agama Islam Negeri Pekalongan
  • Salafudin Salafudin Institut Agama Islam Negeri Pekalongan
Keywords: Polya, Pemecahan Masalah, Matematika

Abstract

  Penelitian ini dibuat untuk mengetahui: 1) Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh pendekatan pembelajaran dengan pendekatan problem solving versi Polya? 2) Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang tidak memperoleh penerapan pendekatan Problem Solving versi Polya? 3) Apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh pendekatan Problem Solving versi Polya lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memperoleh bukan pendekatan problem solving versi polya?. Jenis penelitan yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan design penelitian randomized posttest only control group design. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII D sebagai kelas kontrol sebanyak 35 siswa dan VII E sebagai kelas eksperimen sebanyak 37 siswa. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pada kelas eksperimen yang menerapkan pendekatan problem solving versi polya memperoleh nilai rata-rata sebesar 73 sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional memperoleh nilai rata-rata sebesar 51. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan problem solving versi polya dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyana, P. G. W. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan RME Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika dan Motivasi Siswa [Universitas Pendidikan Ganesha]. http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/1216

Ghazali, N.H.C dan Zakaria, E.. 2011. Students' Procedural and Conceptual Understanding of Mathematics. Australian Journal of Basic and Applied Sciences, 5(7): 684-691, 2011. Universiti Kebangsaan Malaysia

Gordon, F dan Gordon, S. 2006. What Does Conceptual Understanding Mean?. New York Institute of Technologi.

Ima, W. (2016). Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Bentuk-bentuk Geometri Melalui Media Kotak Pintar Pada Peserta Didik Kelompok A Di Taman Kanak-kanak Mutiara Kelurahan Lamangga Kecamatan Murhum Kota Baubau. [IAIN Kediri]. http://digilib.iainkendari.ac.id/id/eprint/240

Lestari, T. P. (UIN M. (2015). Persepsi mahasiswa akuntansi dalam pemilihan karir menjadi praktisi akuntansi syariah: Studi empiris mahasiswa akuntansi angkatan 2011 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang [Universitas Islam Negeri Malang]. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1560

Mardiah, S. (2018). Pengembangan modul pembelajaran matematika berbasis etnomatematika menggunakan metode inkuiri pada kelas vii. Universitas islam negeri raden intanlampung.

Mwakapenda, W. 2004. Understanding Student Understanding in Mathematics. Jurnal Pythagoras 60, December, 2004, pp. 28-35. School of Education, University of the Witwatersrand.

NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. United States of America : The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.

Nuraini, Siti. 2014. “Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Yang Diajar Dengan Pendekatan Visual Thinking Dan Yang Diajar Dengan Pembelajaran Konvensional Di Kelas VII SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo.” UIN Sunan Ampel Surabaya. http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/849

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. 2016. Jakarta: Depdiknas.

Sitti, A. H. (2020). Implementasi Pendekatan Etnomatematika Dalam Pembelajaran Matematika. SIGMA (Suara Intelektual Gaya Matematika), 12(April), 45–54. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/sigma/article/view/3910/2663
Published
2022-03-26
Section
Articles
Abstract viewed = 80 times
PDF downloaded = 55 times